Emmanuel Macron Ahmed al-Sharaa Damascus

Emmanuel Macron Lolos dari Ledakan Bom di Damascus

Media Nama 2026-07-07 Emmanuel Macron

Dua bom rakitan meledak di dekat hotel tempat Presiden Prancis Emmanuel Macron menginap saat kunjungan kenegaraan di Damascus, Suriah.

Presiden Emmanuel Macron berjabat tangan dengan Presiden Ahmed al-Sharaa.

Presiden Emmanuel Macron berjabat tangan dengan Presiden Ahmed al-Sharaa.

Kunjungan Bersejarah Emmanuel Macron Diwarnai Insiden Bom Rakitan

Dua ledakan bom rakitan mengguncang ibu kota Suriah, Damascus, pada Selasa waktu setempat. Insiden ini terjadi sangat dekat dengan Hotel Four Seasons, tempat Presiden Prancis Emmanuel Macron menginap. Beruntung, sang pemimpin Prancis dilaporkan selamat dan berada di luar area bahaya saat ledakan terjadi.

Kementerian Dalam Negeri Suriah melaporkan delapan belas orang terluka akibat insiden tersebut, termasuk empat petugas polisi. Bom disembunyikan di dalam sebuah mobil dan tempat sampah. Ledakan terjadi tepat ketika pasukan keamanan sedang mempersiapkan operasi penjinakan setelah berhasil mendeteksi keberadaan kedua perangkat berbahaya itu.

Berdasarkan keterangan resmi Istana Elysee, Emmanuel Macron tidak mendengar ledakan tersebut dan tetap melanjutkan agenda pertemuannya. Melalui akun media sosialnya, Macron menegaskan komitmennya di Suriah. "Tidak ada yang bisa meredam aspirasi rakyat Suriah untuk hidup berdaulat dan aman. Kunjungan saya tetap berlanjut," tegas Macron.

Menurut data historis, ini merupakan kunjungan pertama pemimpin negara Barat ke Suriah sejak Presiden Ahmed al-Sharaa mengambil alih kekuasaan pada tahun 2025. Otoritas keamanan Suriah memastikan lokasi ledakan berada di luar perimeter pengamanan utama. Hingga saat ini, penyelidikan intensif masih berjalan untuk mengungkap dalang di balik serangan tersebut.

Emmanuel Macron Ahmed al-Sharaa Damascus Suriah Prancis Berita Dunia

Banyu Renjana

Jurnalis Berita & Peristiwa Terkini - Media Nama

Jurnalis senior dengan pengalaman lebih dari 12 tahun meliput berita terkini di Indonesia. Mengkhususkan diri pada peristiwa penting, krisis kemanusiaan, dan isu-isu sosial yang berdampak luas bagi masyarakat. Dikenal dengan gaya penulisan yang lugas dan mendalam.