Urgensi Pemerataan Fasilitas Pendidikan dan Kebijakan Publik di Jakarta Utara
Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, M. Subki, menyatakan bahwa ketiadaan SMA negeri membuat anak-anak di Kamal Muara terhambat mengakses pendidikan formal yang terjangkau. Masalah ini mencuat dalam rapat evaluasi bersama Dinas Pendidikan DKI Jakarta terkait sistem penerimaan peserta didik baru.
Data lapangan menunjukkan mayoritas lulusan SMP di Kamal Muara terpaksa mendaftar ke sekolah swasta akibat kendala sistem zonasi PPDB. Jarak sekolah negeri terdekat yang terlampau jauh dari permukiman warga membatasi peluang kelulusan seleksi jalur zonasi secara signifikan.
Read Also
Subki menegaskan situasi ini memberatkan warga kelas bawah. "Ekonomi masyarakat di sana tergolong rendah, sehingga biaya sekolah swasta menjadi beban berat. Kami minta Dinas Pendidikan segera merencanakan pembangunan unit sekolah baru di wilayah tersebut," ujarnya.
Sebagai solusi taktis, legislatif mengusulkan pemanfaatan sebagian lahan Stadion Kamal Muara yang kini tidak terawat dan kurang berfungsi optimal. Koordinasi lintas sektor dengan Dinas Pemuda dan Olahraga diperlukan agar aset daerah ini dapat dialihfungsikan demi kepentingan publik.