perang dagang ekonomi bisnis

China Perluas Aturan Anti-Sanksi, Risiko Perusahaan Asing Naik

Media Nama 2026-07-10 perang dagang

Pemerintah China memperluas instrumen hukum anti-sanksi untuk membalas tekanan ekonomi Barat, meningkatkan risiko bagi operasional perusahaan multinasional.

Gedung perkantoran perusahaan asing di pusat bisnis Beijing.

Gedung perkantoran perusahaan asing di pusat bisnis Beijing.

Dilema Hukum Multinasional Antara Regulasi Barat dan Sanksi Balasan Beijing

Beijing mengesahkan dua regulasi baru untuk membalas entitas asing yang mengancam keamanan rantai pasok mereka. Aturan ini menyasar kepatuhan terhadap yurisdiksi ekstrateritorial asing yang dinilai tidak tepat. Kebijakan publik tersebut memperluas wewenang sanksi dan penegakan hukum demi melindungi kepentingan industri domestik.

Perusahaan asing kini menghadapi ancaman denda besar, pembekuan aset, pembatasan investasi, hingga pembatalan visa kerja. Keputusan Dewan Negara Nomor 835 dan 834 menjadi basis legal untuk menghukum korporasi yang dianggap mendiskriminasi industri China. Langkah ini memperketat ruang gerak investasi asing di sektor manufaktur dan teknologi tinggi.

Mitra hukum dari firma White & Case, James Hsiao, menyatakan bahwa banyak perusahaan khawatir akan kewajiban hukum yang saling bertentangan. Menurutnya, sebuah perusahaan mungkin diwajibkan oleh sanksi Amerika Serikat untuk membatasi transaksi, namun tindakan itu justru memicu risiko pelanggaran hukum baru di bawah regulasi balasan China.

Kementerian Perdagangan China menegaskan bahwa langkah ini murni demi menjaga kedaulatan nasional serta melindungi hak hukum warganya. Eskalasi ini menandai babak baru perang dagang, di mana Beijing tidak lagi sekadar merilis kecaman diplomatik, melainkan menggunakan legislasi formal yang agresif untuk memukul balik sanksi Barat.

perang dagang ekonomi bisnis internasional china kebijakan

Banyu Renjana

Jurnalis Internasional & Hubungan Global - Media Nama

Jurnalis internasional yang meliput isu-isu global, hubungan diplomatik, dan konflik internasional. Menyajikan laporan dari berbagai belahan dunia dengan analisis mendalam tentang dampak peristiwa global terhadap Indonesia. Fasih dalam bahasa Inggris dan Prancis.