ekonomi perdagangan uni eropa

Uni Eropa Desak Pangkas Defisit Dagang di Tengah Lonjakan Impor AC China

Media Nama 2026-07-01 ekonomi

Uni Eropa menargetkan pengurangan rekor defisit perdagangan dengan China sebelum Oktober, namun gelombang panas ekstrem justru memicu lonjakan impor AC asal Beijing.

Pertemuan bilateral antara pejabat Uni Eropa dan China di Brussels.

Pertemuan bilateral antara pejabat Uni Eropa dan China di Brussels.

Upaya Menekan Defisit Dagang Terganjal Kebutuhan Energi dan Logistik

Uni Eropa dan China merilis pernyataan bersama untuk menyeimbangkan perdagangan kedua wilayah ekonomi terbesar ini. Kebijakan ini diambil setelah pertemuan intensif di Brussels yang membahas pembatasan akses pasar. Kedua pihak kini sepakat membentuk kelompok kerja bilateral baru guna memantau arus barang secara berkala.

Data menunjukkan defisit perdagangan barang Uni Eropa dengan China melonjak 15 persen menjadi 360 miliar euro tahun lalu. Seluruh 27 negara anggota mencatat defisit yang terus melebar hingga mencapai 98 miliar euro pada kuartal pertama. Peralatan listrik dan mesin manufaktur mendominasi komoditas impor utama.

Komisioner Perdagangan Uni Eropa Maros Sefcovic menegaskan sengketa ketimpangan dagang dan kontrol ekspor harus menghasilkan tindakan nyata sebelum Oktober. Menurut Gabriel Wildau dari Teneo, ancaman terhadap industri Eropa telah mencapai titik kritis. Namun, Beijing menunjukkan keengganan untuk meredam surplus perdagangan tersebut.

Situasi kian rumit karena gelombang panas bersejarah memaksa warga Eropa memborong pendingin ruangan buatan China. Selama ini Eropa menolak penggunaan AC demi komitmen perubahan iklim dan estetika arsitektur. Ketergantungan baru ini memperlemah posisi tawar Brussels dalam menerapkan kebijakan stimulus fiskal domestik.

ekonomi perdagangan uni eropa china defisit dagang ekspor impor

Banyu Renjana

Jurnalis Berita & Peristiwa Terkini - Media Nama

Jurnalis senior dengan pengalaman lebih dari 12 tahun meliput berita terkini di Indonesia. Mengkhususkan diri pada peristiwa penting, krisis kemanusiaan, dan isu-isu sosial yang berdampak luas bagi masyarakat. Dikenal dengan gaya penulisan yang lugas dan mendalam.