Ancaman Perubahan Iklim Membawa Dampak Topan Super Bavi ke China
Bencana hidrometeorologi ekstrem melanda Provinsi Hubei dan Guangxi dalam beberapa hari terakhir. Pemerintah setempat segera menetapkan status darurat tertinggi menyusul kerusakan masif pada infrastruktur publik dan ribuan rumah warga.
Otoritas penanggulangan bencana melaporkan 11 orang tewas di Provinsi Hubei akibat tiupan angin kencang yang mengangkat truk logistik sejauh 30 meter. Sementara itu, banjir bandang di Guangxi menewaskan enam orang dan memaksa 130.000 warga dievakuasi.
Read Also
Presiden Xi Jinping menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk melakukan upaya penyelamatan total. Menurut laporan CCTV, Xi menegaskan bahwa keselamatan warga adalah prioritas utama di tengah cuaca ekstrem yang kian sulit diprediksi akibat perubahan iklim.
Kondisi ini diperkirakan memburuk seiring mendekatnya Topan Super Bavi ke pesisir timur China dengan kecepatan angin mencapai 241 kilometer per jam. Konservasi lingkungan dan mitigasi bencana kini menjadi fokus utama pemerintah demi menekan risiko kerusakan lebih lanjut.