Ketegangan Anggaran Pertahanan dan Sengkarut Hubungan Internasional Koalisi NATO
Pertemuan tingkat tinggi di Ankara membuka keretakan lama dalam koalisi pertahanan transatlantik tersebut. Langkah diplomasi Donald Trump kali ini memicu perdebatan sengit mengenai kontribusi finansial negara-negara Eropa serta arah kebijakan publik aliansi menghadapi konflik geopolitik global.
Berdasarkan data internal terbaru, hanya lima negara anggota yang diproyeksikan mampu memenuhi target belanja militer inti sebesar 3,5 persen dari produk domestik bruto pada 2026. Aliansi juga mewajibkan alokasi tambahan 1,5 persen untuk memperkuat sektor teknologi informasi dan keamanan siber.
Read Also
Kritik keras dilayangkan Trump kepada Prancis dan Jerman yang dinilai enggan mendukung operasi militer Washington. "Kenapa kita menghabiskan ratusan miliar dolar ketika mereka tidak ada untuk kita? Kita selalu ada untuk mereka," ujar Trump dalam konferensi pers bersama Presiden Recep Tayyip Erdogan.
Sesi utama esok hari diprediksi semakin memanas menyusul klaim kontroversial Trump atas wilayah Greenland serta tuntutan bantuan pertahanan udara baru dari Ukraina. Eskalasi ini memaksa kabinet pemerintahan tiap negara anggota merumuskan ulang strategi diplomasi mereka demi menjaga stabilitas kawasan.