Venezuela Gempa Bumi Bencana Alam

Korban Gempa Venezuela Capai 3.889 Jiwa, Ancaman Epidemi Mengintai

Media Nama 2026-07-10 Venezuela

Jumlah korban tewas akibat gempa bumi kembar di Venezuela melonjak menjadi 3.889 jiwa di tengah ancaman krisis kesehatan dan epidemi yang terus meluas.

Kondisi wilayah pesisir utara Venezuela pasca gempa bumi kembar merusak infrastruktur.

Kondisi wilayah pesisir utara Venezuela pasca gempa bumi kembar merusak infrastruktur.

Krisis Layanan Kesehatan Menghantam Pengungsi Pasca Bencana Gempa Venezuela

Pemerintah Venezuela mengonfirmasi lonjakan korban jiwa yang masif pasca bencana alam bulan lalu. Presiden Majelis Nasional, Jorge Rodrigues, menyatakan bahwa sedikitnya 16.740 orang mengalami luka-luka. Selain itu, tercatat sebanyak 17.907 warga terpaksa mengungsi karena kehilangan tempat tinggal mereka.

Kondisi kamp pengungsian di sepanjang pesisir utara Venezuela kini sangat memprihatinkan akibat keterbatasan air bersih. Berdasarkan laporan medis di negara bagian La Guaira, rumah sakit lapangan mulai kebanjiran pasien. Para pengungsi terserang epidemi penyakit kulit, diare, serta kehabisan pasokan obat-obatan esensial.

Direktur Organisasi Kesehatan Pan Amerika (PAHO), Jarbas Barbosa, memperingatkan risiko penularan penyakit yang fatal di penampungan. "Risiko kesehatan terbesar kini bersumber dari gangguan layanan kesehatan, sanitasi buruk, dan minimnya akses vaksinasi," ujarnya. PAHO kini mendesak pemulihan fasilitas medis darurat.

Di tengah tekanan ini, Perserikatan Bangsa-Bangsa meluncurkan permohonan bantuan internasional sebesar 300 juta dolar AS. Krisis multidimensi ini memaksa pemerintahan Presiden Delcy Rodriguez melunakkan sikap politiknya. Mereka kini membuka diri dan bekerja sama dengan LSM kemanusiaan demi mempercepat evakuasi serta pemulihan pasca bencana.

Venezuela Gempa Bumi Bencana Alam Krisis Kesehatan Epidemi Bantuan Kemanusiaan

Banyu Renjana

Jurnalis Berita & Peristiwa Terkini - Media Nama

Jurnalis senior dengan pengalaman lebih dari 12 tahun meliput berita terkini di Indonesia. Mengkhususkan diri pada peristiwa penting, krisis kemanusiaan, dan isu-isu sosial yang berdampak luas bagi masyarakat. Dikenal dengan gaya penulisan yang lugas dan mendalam.