Dampak Skandal Kekerasan Seksual Terhadap Koalisi Politik Pemilu AS
Presiden Amerika Serikat Donald Trump turut angkat bicara mengenai tuduhan kekerasan seksual yang menimpa mantan kandidat Senat dari Maine, Graham Platner. Di atas pesawat Air Force One, Trump mempertanyakan keabsahan klaim tersebut di hadapan para jurnalis. Isu ini langsung mengguncang dinamika politik domestik menjelang batas akhir penentuan calon legislatif.
Trump menyatakan bahwa situasi ini murni tentang kredibilitas pernyataan sepihak yang belum terbukti secara hukum. "Ini benar-benar masalah apakah Anda mempercayai wanita itu atau tidak. Banyak orang mengatakan kebohongan besar," ujar Trump. Tidak lama setelah komentar tersebut, Platner resmi mengumumkan pembatalan pencalonannya akibat tekanan publik yang masif.
Read Also
Melalui video berdurasi 11 menit, Platner membantah keras tuduhan pemerkosaan tersebut dan menyebutnya sebagai konspirasi politik. "Saya ingin memperjelas bahwa semua ini bohong. Hal yang dituduhkan tidak pernah terjadi," tegas Platner. Ia menuduh elite partai sengaja menjatuhkannya agar kursi Senat jatuh ke tangan rival politik mereka.
Akibat skandal ini, sejumlah tokoh penting termasuk Senator Bernie Sanders dan Elizabeth Warren langsung menarik dukungan resmi mereka. Kelompok politik Our Revolution kini mengalihkan dukungan kepada Troy Jackson untuk mengisi kekosongan posisi tersebut. Jackson berjanji akan melanjutkan agenda kampanye pemilu sebelumnya yang berfokus pada hak pekerja dan layanan kesehatan.