Kebijakan Publik Donald Trump dan Kontroversi Desain Mata Uang Baru Amerika Serikat
Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent mengonfirmasi pembatalan sementara ini dalam wawancara terbaru. Rencana mengganti gambar Presiden ketujuh AS Andrew Jackson dengan Harriet Tubman sebenarnya telah diinisiasi sejak era pemerintahan Presiden Barack Obama pada 2016. Langkah tersebut awalnya diambil setelah menyerap aspirasi dari ribuan warga Amerika Serikat.
Penundaan ini sejalan dengan arah politik Presiden Donald Trump yang konsisten menentang inisiatif keberagaman dan inklusi. Pada periode pertama jabatannya, Trump menyebut proyek mata uang ini sebagai bentuk koreksi politik yang berlebihan. Akibatnya, proyek peninggalan era Obama tersebut tidak mengalami kemajuan berarti hingga masa kepemimpinan berganti.
Read Also
Mantan Menteri Keuangan era Joe Biden, Janet Yellen, sempat menghidupkan kembali proyek Harriet Tubman ini. Yellen kala itu memperkirakan uang baru tersebut siap beredar pada 2030 karena rumitnya sistem pengamanan antipemalsuan. Namun, transisi kekuasaan ke kabinet Trump yang baru kini mementahkan kembali target lini masa tersebut.
Di sisi lain, pejabat pemerintahan saat ini justru mengusulkan pencetakan uang baru pecahan 250 dolar bergambar wajah Donald Trump untuk memperingati hari kemerdekaan. Scott Bessent menyatakan bahwa perubahan pecahan uang yang ada memerlukan persiapan bertahun-tahun. Sementara itu, penerbitan uang pecahan baru bergambar tokoh yang masih hidup wajib melalui legislasi Kongres.