USPS Amerika Serikat Prangko Forever

USPS Naikkan Harga Prangko Forever Guna Atasi Kerugian

Media Nama 2026-07-07 USPS

Lembaga layanan pos Amerika Serikat, USPS, resmi menaikkan harga prangko First-Class Forever dari 78 sen menjadi 82 sen mulai hari Minggu mendatang.

Gedung operasional layanan pos Amerika Serikat USPS.

Gedung operasional layanan pos Amerika Serikat USPS.

Langkah Strategis USPS Menghadapi Defisit Anggaran Berkelanjutan

Kebijakan publik penyesuaian tarif ini diambil sebagai langkah darurat untuk membendung kerugian finansial yang terus membengkak. Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, USPS tercatat telah menaikkan harga prangko sebanyak enam kali. Secara akumulatif, angka tersebut menunjukkan lonjakan harga sebesar 34 persen sejak tahun 2021.

Berdasarkan laporan keuangan resmi, badan usaha milik pemerintah ini menderita kerugian fiskal sebesar 9 miliar dolar AS pada tahun 2025. Di sisi lain, volume pengiriman surat domestik merosot hingga 3,7 persen karena digitalisasi massal. Pengeluaran operasional instansi ini melonjak sebesar 1,8 miliar dolar AS sementara pendapatan hanya tumbuh 1 miliar dolar AS.

Postmaster General David Steiner menyatakan dalam kesaksian di hadapan kongres bahwa instansinya terancam kehabisan dana tunai dalam kurun waktu 12 bulan ke depan. "Untuk memperbaiki kinerja keuangan, kita harus menaikkan harga produk paket dan surat," ujar Steiner. Ia menambahkan target ideal harga prangko berada di kisaran 90 hingga 95 sen.

Rencana kenaikan tarif ini disetujui oleh Postal Regulatory Commission di tengah gelombang kritik tajam dari parlemen terkait penundaan pengiriman. Kendati demikian, manajemen memastikan seluruh prangko lama yang telah dibeli konsumen tetap berlaku secara sah tanpa biaya tambahan karena sifat nilainya yang fleksibel mengikuti regulasi tarif terbaru.

USPS Amerika Serikat Prangko Forever Kebijakan Publik Logistik Ekonomi

Banyu Renjana

Jurnalis Berita & Peristiwa Terkini - Media Nama

Jurnalis senior dengan pengalaman lebih dari 12 tahun meliput berita terkini di Indonesia. Mengkhususkan diri pada peristiwa penting, krisis kemanusiaan, dan isu-isu sosial yang berdampak luas bagi masyarakat. Dikenal dengan gaya penulisan yang lugas dan mendalam.