Eksperimen Kondensat Bose-Einstein Menjawab Misteri Persamaan Wheeler-DeWitt
Giovanni Barontini dari University of Birmingham menggunakan awan atom ultradingin untuk membangun replika alam semesta mini. Sistem ini terisolasi total dari lingkungan luar sehingga tidak memiliki parameter waktu eksternal. Melalui metode ini, Barontini berhasil membuktikan bahwa dimensi waktu dapat lahir secara mandiri dari dalam sistem itu sendiri tanpa intervensi jam kosmik luar.
Riset yang rilis di jurnal Physical Review Research ini menggunakan kondensat Bose-Einstein yang mendekati suhu nol mutlak. Zat tersebut dibagi dua menjadi sektor terang dan sektor gelap menggunakan sekat cahaya laser. Data eksperimen menunjukkan bahwa aliran entropi atau derajat ketidakteraturan antar kedua sektor berfungsi sebagai variabel waktu internal yang solid.
Read Also
Kecepatan waktu internal ini terbukti berfluktuasi secara dinamis tergantung pada aktivitas perpindahan energi sistem. "Waktu bisa berakselerasi, melambat, bahkan berhenti total," ujar Barontini selaku peneliti utama. Ia menambahkan bahwa konsep waktu dan arah panah waktu kemungkinan besar lahir dari keterbatasan pengamat dalam menyerap informasi sistem secara utuh.
Keberhasilan ini menjadi pembuktian kuantitatif pertama bagi teori waktu relasional yang telah diperdebatkan selama enam dekade dalam mekanika kuantum. Penemuan ini membuka jalan baru bagi para ilmuwan untuk mensimulasikan fenomena astrofisika ekstrem lain. Di masa depan, teknologi atom dingin serupa dapat digunakan untuk meneliti replika lubang hitam hingga kondisi awal mula penciptaan alam semesta.