Dampak Cuaca Ekstrem Taifun Maysak Memicu Kerusakan Masif di Hubei
Bencana angin kencang melanda pusat industri otomotif Hubei pada Senin malam. Angin berkekuatan dahsyat merusak lebih dari 4.855 rumah dan melukai 331 warga. Otoritas setempat segera mengerahkan lebih dari 3.000 personel gabungan untuk melakukan upaya penyelamatan intensif di lokasi terdampak.
Berdasarkan laporan kantor berita Xinhua, Kota Huanggang menjadi salah satu wilayah terdampak paling parah. Angin kencang menyedot seorang pria berusia 30 tahun keluar dari apartemennya di lantai 12 bersama sofa dan lemari milik korban. Pria tersebut kini dalam kondisi kritis di ruang perawatan intensif rumah sakit.
Read Also
Para ahli menyatakan bahwa fenomena tornado ini dipicu oleh tumpang tindih antara Taifun Maysak dan musim hujan awal musim panas. Pemimpin China Xi Jinping menginstruksikan jajarannya untuk melakukan operasi penyelamatan total dan relokasi warga. "Segenap tim harus memprioritaskan keselamatan jiwa dan meminimalkan dampak kerugian materi", ujar pejabat setempat.
Secara historis, fenomena tornado sangat jarang terjadi di wilayah Hubei dengan kejadian terakhir tercatat pada Mei 2021. Cuaca ekstrem kali ini memicu banjir bandang di Guangxi dan tanah longsor di Gansu, yang menunjukkan tantangan besar bagi kebijakan mitigasi bencana dan ketahanan infrastruktur nasional menghadapi perubahan iklim.