Menjaga Persatuan Nasional Demi Keberlanjutan Kebijakan Publik
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pernyataan keras tersebut saat menghadiri peringatan Hari Koperasi Nasional Ke-79 di Indonesia Arena, Jakarta. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga stabilitas keamanan dan menghormati hasil kontestasi politik demi menjaga persatuan nasional.
Dalam pidatonya, Prabowo merefleksikan pengalamannya yang telah mengikuti lima kali pemilihan presiden dan mengalami empat kali kekalahan. Pemerintah menekankan bahwa kekalahan politik tidak boleh menjadi pembenaran untuk melakukan tindakan anarkis yang merugikan masyarakat luas.
Read Also
"Saya maju lima kali pemilihan, empat kali kalah. Gak pernah saya suruh anak buah saya bakar-bakar," ujar Prabowo. Ia juga mencontohkan rekonsiliasi politiknya dengan Abdul Muhaimin Iskandar sebagai bukti bahwa rivalitas pemilu harus berakhir dengan kolaborasi dalam kabinet.
Dinamika pascapemilu ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi kabinet dalam merumuskan kebijakan publik yang berpihak pada rakyat. Presiden menegaskan bahwa pemerintah tetap terbuka terhadap kritik yang membangun sebagai instrumen evaluasi dan koreksi jalannya tata kelola pemerintahan.