Tragedi Maut Rong Beer Na Lat Phrao Picu Evaluasi Kebijakan Publik
Kobaran api besar menghanguskan bar Rong Beer Na Lat Phrao di Bangkok saat akhir pekan. Api yang muncul dari area panggung menyebar dengan sangat cepat, memutus aliran listrik, dan memenuhi ruangan dengan asap pekat. Para pengunjung yang panik berebut menyelamatkan diri melalui pintu depan yang sudah dikepung api.
Petugas pemadam kebakaran berhasil mengendalikan api dalam waktu tiga puluh menit setelah menerima laporan. Namun, sembilan pria dan 18 wanita ditemukan tewas, sebagian besar terjebak di dalam kamar mandi. Selain itu, lebih dari 60 orang kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat menghirup asap beracun.
Read Also
Perdana Menteri Anutin Charnvirakul turun langsung meninjau lokasi kejadian pada Senin pagi untuk memastikan penanganan korban. Gubernur Bangkok Chatchart Sittipunt menyatakan bahwa dekorasi langit-langit yang mudah terbakar mempercepat penyebaran api. Investigasi awal dari departemen mitigasi bencana menunjukkan indikasi kuat adanya masalah pada sistem kelistrikan pendingin ruangan.
Tragedi ini menambah catatan kelam penegakan standar keselamatan bangunan dan kebijakan publik di Thailand setelah insiden serupa pada tahun 2009 dan 2022. Pemerintah kini menghadapi tekanan publik yang masif untuk memperketat legislasi keselamatan operasional tempat hiburan malam. Penyelidikan forensik mendalam terus dilakukan guna mengungkap penyebab pasti kelalaian ini.