Kebijakan Publik dan Sterilisasi Cepat Antisipasi Ancaman Teror
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat menangani ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan. Insiden menegangkan ini terjadi pada hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2026/2027. Demi keselamatan, pihak sekolah langsung memulangkan seluruh siswa ke rumah masing-masing.
Ancaman tersebut dikirim oleh nomor tidak dikenal melalui pesan singkat WhatsApp kepada seorang guru saat kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah berlangsung. Aparat kepolisian segera mengambil alih situasi. Tim Gegana langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan sterilisasi dan penyisiran menyeluruh di area sekolah.
Read Also
Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Cyril Raoul Hakim, menegaskan bahwa keselamatan anak didik adalah prioritas utama. "Pemprov DKI Jakarta mengutamakan keselamatan seluruh anak didik dan civitas akademika. Situasi saat ini terkendali dan proses penanganan terus berjalan," ujar Chico Hakim dalam pernyataan resminya.
Langkah preventif ini diambil guna memastikan tidak ada risiko yang mengancam siswa maupun tenaga pendidik selama pemeriksaan. Saat ini, investigasi mendalam sedang dilakukan oleh Densus 88 untuk melacak pelaku teror. Pemprov DKI berharap aktivitas inovasi pembelajaran di sekolah dapat segera kembali berjalan normal.