Klarifikasi Keterlibatan Gaurav Srivastava dalam Delegasi Resmi Amerika Serikat
Pihak Hashim Djojohadikusumo merasa perlu meluruskan fakta sejarah agar publik tidak salah paham. Isu penipuan berkedok agen intelijen ini sempat memicu spekulasi liar di tengah masyarakat. Juru Bicara Hashim, Ariseno Ridhwan, menegaskan pentingnya melihat peristiwa ini secara utuh berdasarkan data dan fakta riil.
Peristiwa bermula saat Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menjamu Menteri Pertahanan Amerika Serikat Christopher C. Miller pada 7 Desember 2020. Jamuan makan malam resmi itu digelar di Kertanegara, Jakarta. Pertemuan bilateral terbatas tersebut turut dihadiri oleh Hashim Djojohadikusumo beserta puluhan delegasi senior dari kedua negara.
Read Also
Berdasarkan keterangan resmi, Gaurav Srivastava hadir murni sebagai bagian dari delegasi resmi Amerika Serikat. "Kami menyampaikan klarifikasi untuk meluruskan fakta serta memberikan gambaran yang utuh mengenai peristiwa yang diberitakan," ujar Ariseno Ridhwan dalam pernyataan tertulisnya di Jakarta.
Rombongan Amerika Serikat saat itu juga melibatkan pejabat tinggi lain termasuk Kash Patel yang kini menjabat Direktur FBI. Konsekuensi dari polemik ini mendorong pengetatan protokol keamanan siber dan verifikasi latar belakang pejabat asing. Langkah klarifikasi ini diambil untuk menjaga integritas kebijakan publik dan stabilitas hubungan diplomatik kedua negara.