Stimulus Infrastruktur Air Menuju Kemandirian Pangan Nasional
Presiden Prabowo Subianto meresmikan secara serentak lima bendungan baru yang dipusatkan di Bendungan Meninting, Nusa Tenggara Barat. Infrastruktur masif ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional yang dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan. Proyek ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam mengamankan pasokan air pertanian.
Total investasi negara untuk pembangunan kelima infrastruktur air ini mencapai Rp9,79 triliun. Selain Bendungan Meninting di Lombok Barat, empat bendungan lainnya berlokasi di wilayah strategis. Bendungan Keureuto dan Rukoh berada di Aceh, Bendungan Jlantah di Jawa Tengah, serta Bendungan Sidan di Bali.
Read Also
Kombinasi infrastruktur modern dan inovasi pertanian diyakini mampu membawa perubahan besar bagi sektor pangan. "Menteri Pertanian melaporkan kepada saya lima bendungan ini, nanti dengan teknologi, dengan benih yang terbaik, bisa menghasilkan satu juta ton beras," ujar Presiden Prabowo Subianto dalam pidato resminya.
Pemerintah optimistis proyek ini memberikan dampak luas bagi perekonomian daerah dan kesejahteraan petani domestik. Pasokan air yang stabil dari bendungan berkapasitas jutaan meter kubik ini akan memicu peningkatan frekuensi panen. Kebijakan ini diharapkan mampu menekan laju inflasi pangan dan mengurangi ketergantungan pada impor.