Kolaborasi Kemensos dan Pemda Pacu Akses Pendidikan Anak Miskin
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono meminta pemerintah daerah memperkuat kolaborasi dengan pusat guna menyukseskan program Sekolah Rakyat. Langkah ini diambil untuk membuka akses pendidikan seluas-luasnya bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem. Skema ini dirancang sebagai bagian dari intervensi kebijakan publik yang terukur.
Pemerintah mengejar target besar karena saat ini masih ada sekitar 4 juta anak yang belum mengenyam bangku sekolah. Kota Subulussalam melaporkan kemajuan fisik pembangunan fasilitas tersebut telah menyentuh angka 74 persen. Sementara itu Kabupaten Aceh Singkil diminta segera merampungkan legalitas sertifikat lahan minggu ini.
Read Also
Menurut Agus Jabo koordinasi yang ketat mutlak diperlukan agar aspek penganggaran negara dapat dipertanggungjawabkan sepenuhnya. "Presiden memang maunya cepat, karena masih ada sekitar 4 juta anak yang belum sekolah. Tapi tahapannya tetap harus sesuai mekanisme Kemensos," ujar Agus Jabo di kantornya.
Selain sektor kurikulum dan inovasi pembelajaran darurat, pembenahan data kemiskinan juga menjadi fokus krusial pemerintah daerah. Kabupaten Indragiri Hulu kini tengah memacu pembaruan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional dengan target rampung total pada Desember 2026. Data valid ini akan disinergikan dengan program bantuan sosial lainnya.