umkm disabilitas inklusif

Kisah Nisa dan Asa UMKM Tuli di Ruang Inklusif Kampus

Media Nama 2026-07-11 umkm

Nisa, seorang pelaku UMKM tuli, melayani pembeli dengan bahasa isyarat dalam bazar inklusif Komunitas Isyart Universitas Esa Unggul Jakarta.

Nisa tersenyum melayani pembeli dengan bahasa isyarat di stan bazar.

Nisa tersenyum melayani pembeli dengan bahasa isyarat di stan bazar.

Dorong Kemandirian Ekonomi Melalui Ruang Pembelajaran Inklusif

Nisa lincah menggerakkan jemarinya saat menawarkan teh dan pastry di halaman Kampus Universitas Esa Unggul, Jakarta Barat. Perempuan tuli ini memanfaatkan momentum bazar UMKM untuk membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk berwirausaha secara mandiri.

Bazar dalam rangka merayakan hari jadi pertama Komunitas Isyart ini melibatkan 14 pelaku UMKM ramah disabilitas. Selain memamerkan produk kuliner dan kreatif, acara ini menghadirkan diskusi interaktif mengenai pentingnya akses pendidikan yang ramah bagi penyandang disabilitas.

Dekan Fakultas Desain dan Industri Kreatif Universitas Esa Unggul, Indra Gunara, menegaskan komitmennya terhadap digitalisasi dan inklusi. "Mahasiswa disabilitas memiliki potensi bersaing yang setara, sehingga mereka membutuhkan ruang strategis untuk mengembangkan kewirausahaan," ujarnya.

Suster Prima Tarcicia selaku panitia menjelaskan bahwa kegiatan ini mendukung penuh Unit Layanan Disabilitas kampus. Langkah konkret ini diharapkan mampu meruntuhkan sekat sosial, membangun kepercayaan diri pelaku usaha, serta memperluas akses pasar bagi produk lokal.

umkm disabilitas inklusif kuliner wirausaha pendidikan

Banyu Renjana

Jurnalis Berita & Peristiwa Terkini - Media Nama

Jurnalis senior dengan pengalaman lebih dari 12 tahun meliput berita terkini di Indonesia. Mengkhususkan diri pada peristiwa penting, krisis kemanusiaan, dan isu-isu sosial yang berdampak luas bagi masyarakat. Dikenal dengan gaya penulisan yang lugas dan mendalam.