Investigasi Kebocoran Informasi dan Ketegangan Kebijakan Publik Amerika Serikat
Pemerintahan Presiden Donald Trump mengeluarkan somasi hukum terhadap empat jurnalis senior New York Times. Langkah hukum ini memaksa mereka untuk memberikan kesaksian di depan dewan juri pengadilan federal Manhattan. Surat perintah dikirimkan langsung ke rumah para koresponden setelah laporan investigasi aviasi kepresidenan terbit.
Laporan tersebut menyoroti keputusan mendadak Trump yang berganti pesawat dari jet baru pemberian Qatar senilai 400 juta dolar ke armada lama. Pergantian terjadi saat kepulangan dari KTT NATO di Turki. Dinas Rahasia merekomendasikan hal itu karena pesawat baru belum dilengkapi sistem penangkal serangan siber dan rudal khusus.
Read Also
Penasihat hukum utama New York Times, David McCraw, mengecam keras tindakan penegak hukum tersebut. Menurut McCraw, kehadiran agen federal di pintu rumah jurnalis sangat mengejutkan dan mencederai kebebasan pers yang dilindungi Konstitusi. Dukungan penuh juga datang dari serikat pekerja media NewsGuild of New York.
Departemen Kehakiman AS menegaskan jurnalis bukan target utama dari investigasi pidana ini. Juru bicara pemerintah menyatakan fokus penyelidikan adalah pejabat internal yang membocorkan informasi rahasia negara. Implikasi kebijakan ini memicu ketegangan publik di tengah meningkatnya konflik geopolitik luar negeri dengan Iran.