Ketegangan Dagang China dan Jepang Picu Kontrol Ekspor Komoditas Ganda
Kementerian Perdagangan China memasukkan 20 entitas baru ke dalam daftar hitam perdagangan bilateral. Langkah ini memperluas kampanye pembatasan akses Tokyo terhadap barang-barang kegunaan ganda militer dan sipil, termasuk pasokan mineral tanah jarang yang krusial bagi industri manufaktur mutakhir.
Empat lembaga riset pertahanan pemerintah Jepang kini resmi dilarang menerima pasokan komponen dari produsen Tiongkok. Daftar tersebut mencakup National Institute for Defense Studies serta pusat penelitian kedirgantaraan, darat, dan laut. Beberapa unit strategis di bawah Mitsubishi Electric dan Mitsubishi Heavy Industries juga terkena dampak regulasi baru ini.
Read Also
Otoritas perdagangan Beijing menegaskan bahwa seluruh eksportir domestik maupun internasional wajib menghentikan pengiriman barang ke entitas terlarang tersebut. "Semua aktivitas transfer teknologi dan komoditas ganda asal Tiongkok kepada institusi yang terdaftar harus segera dihentikan tanpa penundaan," menurut pernyataan resmi pemerintah.
Kebijakan ini diprediksi mengganggu rantai pasok industri dirgantara dan pembangkit nuklir Jepang yang bergantung pada bahan baku Tiongkok. Analis menilai eskalasi ini merupakan respons geopolitik yang berpotensi memicu ketidakpastian pasar baru dan memperketat arus investasi asing di kawasan Asia Timur.