ekonomi inflasi india

Inflasi India Melonjak 4,38 Persen Dipicu Perang dan Monsun

Media Nama 2026-07-13 ekonomi

Inflasi konsumen India melonjak hingga 4,38 persen pada Juni 2026, dipicu oleh ketegangan perang AS-Iran dan ancaman gagal panen akibat monsun yang lemah.

Petugas pasar di India sedang merapikan komoditas pangan lokal

Petugas pasar di India sedang merapikan komoditas pangan lokal

Ketegangan Geopolitik Selat Hormuz dan Ancaman El Nino Tekan Ekonomi India

Angka inflasi terbaru ini melampaui prediksi para ekonom sebesar 4,30 persen. Lonjakan harga bahan bakar dan komoditas pangan domestik menjadi pendorong utama. Kementerian Statistik India mencatat inflasi sektor transportasi melesat tajam dari 1,75 persen menjadi 4,3 persen.

India mengimpor hampir 85 persen kebutuhan minyak mentah mereka. Perang antara Amerika Serikat dan Iran di Selat Hormuz mengganggu jalur pasokan vital ini. Blokade tersebut mengancam pasokan 50 persen minyak mentah dan 60 persen gas alam cair India.

Lembaga riset Crisil memperingatkan ketidakpastian cuaca mengancam sektor pertanian. "Fluktuasi antara kekeringan dan banjir sangat mengganggu masa tanam serta pendapatan petani," tulis laporan tersebut. Departemen Meteorologi India memproyeksikan curah hujan Juli akan turun enam persen di bawah rata-rata historis.

Bank sentral India memilih untuk menahan suku bunga acuan namun tetap waspada. Kenaikan harga energi dan pangan yang berkepanjangan berisiko meningkatkan inflasi inti secara keseluruhan. Pemerintah kini menghadapi tantangan berat untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian global.

ekonomi inflasi india perang energi pangan

Banyu Renjana

Jurnalis Berita & Peristiwa Terkini - Media Nama

Jurnalis senior dengan pengalaman lebih dari 12 tahun meliput berita terkini di Indonesia. Mengkhususkan diri pada peristiwa penting, krisis kemanusiaan, dan isu-isu sosial yang berdampak luas bagi masyarakat. Dikenal dengan gaya penulisan yang lugas dan mendalam.