Militer AS Amankan Selat Hormuz Guna Menjaga Stimulus Fiskal dan Pasar Global
Wright menegaskan kelancaran arus minyak bumi di kawasan konflik tersebut sepenuhnya bergantung pada intervensi kekuatan militer Amerika Serikat. Posisi strategis ini diambil demi menjaga stabilitas pasokan energi domestik dan global dari ancaman gangguan eksternal.
Data menunjukkan Iran sempat menyerang tiga kapal komersial di Selat Hormuz dalam dua hari berturut-turut pada awal pekan ini. Langkah agresif tersebut memicu reaksi keras setelah Presiden Donald Trump menyatakan kesepakatan gencatan senjata dengan Iran telah berakhir.
Read Also
Pemerintah kini terus memantau pergerakan harga komoditas global secara ketat guna mengantisipasi inflasi. "Bukan karena iktikad baik Iran minyak bisa tetap mengalir, melainkan berkat kehadiran militer Amerika Serikat," ujar Wright dalam wawancara resmi.
Selain faktor geopolitik, kebijakan publik AS saat ini juga fokus memperluas alternatif energi bagi masyarakat luas. Pemerintah mendukung kehadiran jaringan ritel bahan bakar murah sekaligus membebaskan konsumen memilih antara kendaraan konvensional atau mobil listrik.